You are currently viewing Menu Camilan Sehat Untuk Anak – Anak

Menu Camilan Sehat Untuk Anak – Anak

Camilan atau snack sehat untuk anak sangatlah penting seperti halnya sarapan dan makanan utama. Ini karena sekitar sepertiga kalori harian untuk memenuhi gizi anak sekolah diperoleh dari camilan. Agar anak lebih bersemangat lagi makan cemilan sehat, para orang tua bisa membuatnya dari berbagai resep snack untuk anak sekolah.

Anak-anak mungkin tidak makan banyak dalam satu waktu karena perut mereka berukuran lebih kecil, tetapi frekuensi makannya biasanya lebih sering. Pemberian camilan sehat tidak hanya penting untuk usia balita (bawah lima tahun). Berdasarkan sebuah artikel yang dimuat di laman Kids Health, anak di usia sekolah memiliki serentetan kegiatan yang semakin bervariasi. Sebagai contoh, anak akan sibuk mengerjakan pekerjaan rumah saat pulang dari sekolah, mengikuti berbagai macam les, berolahraga, dan lainnya. Pada usia ini, orang tua sebaiknya memberikan makanan sehat untuk anak demi mendukung tumbuh kembangnya. Jadwal makan anak usia sekolah yakni makan utama sebanyak tiga kali sehari dan makan camilan sehat untuk selingan sebanyak dua kali. Biasanya, anak makan camilan pada pagi dan sore hari. Camilan anak dimakan pada pagi hari beberapa jam setelah sarapan atau sebelum makan siang. Sementara snack sehat untuk kedua kalinya akan dimakan oleh anak pada sore hari sebelum anak makan malam. Camilan di sore hari biasanya dibutuhkan untuk membuatnya tetap fokus mengerjakan pekerjaan rumah, bermain, dan mengganjal perut sebelum tiba waktunya makan malam.

Berikut beberapa camilan sehat yang bisa menjadi pilihan untuk mengganjal perut anak:

  1. Buah
    Buah adalah pilihan camilan yang populer baik untuk anak-anak ataupun orang tua. Buah juga bisa diberikan secara utuh dalam bentuk potongan maupun diolah sesuai berbagai resep camilan atau cemilan anak sekolah. Buah segar merupakan pilihan yang paling baik sebagai camilan sehat untuk balita. Berikan buah dengan warna-warna yang menarik, seperti mangga, stroberi, melon dan jeruk. Selain dapat merangsang indera pengecapnya dengan berbagai rasa dan tekstur, indera penglihatannya pun juga akan dilatih dengan melihat variasi warna yang mungkin belum pernah dilihatnya.
  2. Sayuran yang sudah dipotong kecil-kecil
    Masalah dengan kebanyakan sayuran adalah biasanya dianggap tidak menarik dan tidak disukai anak-anak. Jadi, orang tua perlu memutar otak untuk mencoba aneka resep cemilan sehat untuk anak sekolah yang diolah dari sayur-sayuran. Sebagai contoh, bisa memberikan salad sayur untuk anak. Salad sayur ini bisa terdiri dari sayuran hijau, jagung, jamur, wortel, dan masih banyak lagi. Cari tahu jenis sayuran yang disukai anak agar ia tidak malas-malasan memakan camilan tersebut.
  3. Ubi
    Ubi mengandung karbohidrat yang tidak jauh berbeda dengan kentang. Ubi dikemas dengan vitamin A dan merupakan sumber B6, C, dan folat yang baik untuk tumbuh kembang anak. Ubi bisa diolah menjadi salah satu pilihan cemilan sehat untuk anak dengan cara dikukus maupun digoreng. Sama halnya seperti kentang goreng yang mungkin menjadi favorit anak, ubi goreng juga tidak kalah nikmat bila disantap dengan saus tomat maupun saus sambal.
  4. Cake dengan buah
    Kebanyakan anak biasanya menyukai makanan manis, termasuk kue. Cobalah membuat kue rendah gula dan masukkan buah-buahan ke dalam adonan dan toppingnya. Ini bisa menjadi pilihan camilan untuk anak yang lezat, sehat, sekaligus menggugah selera.
  5. Pizza
    Pizza juga bisa menjadi camilan yang sehat untuk anak bila mau membuatnya sendiri. Orang tua bisa membuat pizza dalam versi yang lebih sehat yaitu dengan mengolahnya dari roti pita gandum utuh. Olesi saus pizza, keju rendah lemak, dan sayuran lezat favorit si kecil untuk camilannya di pagi maupun sore hari.
  6. Popcorn
    Popcorn terbuat dari jagung yang sudah tidak perlu diragukan lagi kandungan karbohidrat, serat, serta proteinnya. Jika ingin menghasilkan popcorn yang lebih sehat, sebaiknya ganti mentega dengan minyak zaitun untuk menambahkan rasa gurih.
  7. Yoghurt
    Salah satu pilihan camilan sehat yang baik untuk anak adalah yoghurt. Produk olahan susu ini adalah sumber yang baik untuk protein dan juga kalsium. Pada usia sekolah, kalsium untuk anak sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tulangnya. Bahkan, manfaat kesehatan lain dari snack sehat ini adalah kandungan bakteri baik di dalam yoghurt. Pasalnya, bakteri baik berguna untuk mendukung sistem metabolisme di dalam tubuh si kecil.
  8. Oatmeal
    Para orang tua mungkin berpikir bahwa oatmeal adalah makanan yang hanya cocok dijadikan sarapan. Padahal, oatmeal juga cocok disantap sebagai camilan sehat untuk anak. Ini karena oat memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga jumlah bakteri baik di dalam saluran pencernaan meningkat. Hal ini tentu baik untuk melancarkan pencernaan anak. Jika Anda ingin memberikan camilan ini untuk anak sebaiknya pilih yang tidak memiliki kandungan gula terlalu tinggi.
  9. Keju
    Kandungan protein dalam keju dapat mendukung asupan energi anak tetap tinggi selama ia bermain dan belajar. Orang tua bisa memotong keju cheddar panjang-panjang seukuran genggaman anak, potong kubus kecil-kecil untuk dijadikan selingan pada sate buah segar, atau sebagai isian roti panggang untuk bekal sekolah anak.
    Tapi baiknya jangan memberikan keju kalau balita memiliki alergi susu atau intoleransi laktosa yang bisa membuat anak tidak sehat.

Beberapa alasan anak butuh camilan yaitu:

  • Kapasitas lambung yang kecil
    Lambung anak masih kecil, tidak seperti lambung orang dewasa yang sudah bisa menampung banyak makanan dalam sekali makan. Karena itu, anak disarankan untuk makan dalam porsi kecil tetapi sering. Jika anak hanya makan 3 kali per hari seperti orang dewasa, maka kebutuhan anak tidak dapat dipenuhi.
  • Memberi energi
    Camilan sehat membantu menyediakan energi dan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk bertumbuh dan berkembang, serta untuk membantu menjaga kesehatan anak. Camilan membantu balita memenuhi kebutuhannya karena balita biasanya tidak bisa makan banyak, apalagi jika makan sambil duduk, balita pada umumnya tidak betah jika harus duduk terlalu lama.
  • Menjaga anak tidak terlalu lapar
    Camilan berfungsi untuk menjaga agar anak tidak terlalu lapar di antara waktu makan, sehingga anak tidak makan berlebihan pada waktu makan utama. Hal ini dapat membantu anak mengukur porsi makannya dan mencegah anak makan berlebih karena faktor emosional. Snack juga dapat mencegah kebosanan anak terhadap makanan.
  • Camilan membantu memberi nutrisi tambahan
    Camilan atau snack akan membantu memberikan asupan nutrisi tambahan ketika makanan utama kurang mampu memenuhi kebutuhan zat gizi harian balita.
    Di sisi lain, camilan sehat untuk balita juga bisa berguna sebagai pengganjal perut sebelum waktu makan utamanya tiba. Meski namanya camilan, tapi penting untuk tetap mempertimbangkan kandungan gizinya sebelum menyajikan untuk si kecil. Sebagai orang tua, kebiasaan dan pola makan orang tua tentu dapat sangat berpengaruh dalam pembentukan pola makan anak

(hellosehat.com)